Rencana pelatihan ribuan aparatur sipil negara untuk menjadi komponen cadangan menuai polemik. Di satu sisi ada yang mendukung karena menjadi bagian dari strategi pertahanan menyeluruh. Namun, di sisi lain, ada yang menolak pola pelatihan militeristik pada birokrasi sipil karena berpotensi menimbulkan sejumlah ekses. ( tbu )



