Aktivitas manufaktur Indonesia pada Januari masih berada di zona ekspansi. Bahkan ekspansinya lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya. S and P Global mengumumkan aktivitas manufaktur Indonesia yang dicerminkan dengan Purchasing Managers’ Index PMI ada di 52,6 untuk periode Januari. Lebih baik ketimbang Desember 2025 yang sebesar 51,2. PMI diatas 50 menandakan aktivitas yang berada di fase ekspansi, bukan kontraksi. Aktivitas manufaktur Indonesia sudah berada di area ekspansi selama enam bulan beruntun. Permintaan lebih dominan dari dalam negeri. Ekspor masih mengalami penurunan, sudah lima bulan beruntun akibat kebijakan tarif. Sedangkan produksi naik selama tiga bulan beruntun. Pada Januari, posisinya adalah kedua tertinggi dalam 11 bulan terakhir. Dunia usaha pun percaya diri melihat situasi 12 bulan ke depan. ( tbu )




