Industri perhotelan hadapi tekanan berat akibat lesunya okupansi sepanjang 2025

Industri perhotelan di Indonesia tengah menghadapi tekanan berat akibat lesunya okupansi hotel secara nasional sepanjang 2025. Kondisi ini berujung pada gelombang penutupan hotel hingga gelombang PHK diberbagai daerah. Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia PHRI menyampaikan pengurangan jumlah unit dan PHK jadi konsekuensi atas tergerusnya pendapatan hotel tahun lalu. Terdapat efek berantai dari kebijakan efisiensi anggaran pemerintah yang bergulir sejak awal 2025. Efisiensi pemerintah berdampak terhadap pengurangan revenue diatas 60%. Selain itu, okupansinya mungkin minus sekitar 4,5% secara year-on-year dibanding 2024. Pemerintah mendominasi segmen business traveler yang menjadi tulang punggung pendapatan hotel. Berbeda dari wisatawan umum yang cenderung berkontribusi mengisi hotel hanya pada saat momentum libur. ( tbu )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *