Gelombang permintaan infrastruktur AI mulai memberikan dampak serius pada rantai pasok komputer konsumer. Sejumlah vendor PC Build-to-Order BTO di Jepang terpaksa menghentikan pesanan hingga 2026 akibat krisis pasokan komponen. Kondisi ini dipicu oleh kapasitas produksi global yang tersedot ke sektor AI, menyebabkan harga memori DDR5 melonjak hingga 4 kali lipat. Selain itu, harga sebagian besar SSD juga dilaporkan telah mengalami kenaikan hingga 2 kali lipat. Situasi itu membuat toko-toko komputer di Jepang kesulitan memberikan penawaran harga yang pasti ke pelanggan lantaran biaya pengadaan suku cadang yang tidak stabil. ( tbu )




