Sejumlah kota di dunia diprediksi tenggelam, bahkan menghilang pada 2100 akibat kombinasi kenaikan permukaan laut dan penurunan muka tanah. Peningkatan suhu global mendorong naiknya permukaan air laut yang dampaknya mulai dirasakan. Berdasarkan World Economic Forum, Jakarta termasuk salah satu kota dengan risiko tertinggi menghilang pada tahun 2100. Kondisi ini akibat penurunan muka tanah yang cepat dan kenaikan permukaan air laut. Jakarta tenggelam beberapa sentimeter setiap tahun dengan sebagian wilayah kota pelabuhan tersebut tenggelam hingga 25 sentimeter per tahun. Bahkan, saat ini, 40 persen wilayah kota berada dibawah permukaan laut dan hanya dilindungi oleh tembok laut setinggi 2 meter. Kondisi tersebut terutama dipicu oleh eksploitasi air tanah yang berlebihan serta urbanisasi yang tidak terkendali. Tanpa intervensi serius, sebagian besar wilayah Jakarta berpotensi berada di bawah permukaan laut pada akhir abad ini. ( tbu )



