Meski sudah disetujui membeli Twitter, jalan Elon Musk ternyata tak terlalu mulus. Musk dan Twitter digugat oleh pemegang saham dari dana pensiun Florida. Dalam gugatan class action yang diajukan di Delaware Chancery Court, Dana Pensiun Polisi Orlando mengatakan undang-undang Delaware melarang merger cepat. Alasannya, Elon Musk punya perjanjian dengan pemegang saham Twitter besar lainnya, termasuk Morgan Stanley dan pendiri Jack Dorsey untuk mendukung pembelian itu. Menurut mereka, dengan perjanjian itu artinya bos Tesla yang memiliki saham Twitter 9 koma 6 persen, menjadi pemilik lebih dari 15 persen. Dalam gugatan tersebut dikatakan para direktur Twitter melanggar kewajiban fidusia mereka serta mengganti biaya dan dana hukum. ( tbu )



