Bank Sentral Amerika, The Federal Reserve memangkas suku bunga acuan, Rabu 10 Desember waktu setempat, meski dengan suara tidak bulat. Kondisi itu memberi sinyal kemungkinan akan menunda penurunan suku bunga lebih lanjut lantaran The Fed, masih mencari sinyal lebih jelas tentang arah pasar tenaga kerja dan inflasi yang masih tinggi. Mengutip Reuters, proyeksi baru yang dikeluarkan setelah pertemuan dua hari The Fed menunjukkan, para pembuat kebijakan rata-rata hanya memperkirakan satu kali pemangkasan suku bunga sebesar 0,25 % pada tahun 2026, prospek yang sama seperti pada bulan September, dengan inflasi diperkirakan melambat menjadi sekitar 2,4 % pada akhir tahun depan meskipun pertumbuhan ekonomi meningkat menjadi 2,3 %di atas tren dan tingkat pengangguran tetap moderat di angka 4,4 %. ( ben )



