Tekanan ekonomi yang menimpa kelompok masyarakat menengah bawah mulai tercermin dari melemahnya simpanan rumah tangga di perbankan. Data Bank Indonesia menunjukkan rata-rata simpanan per rekening pada Oktober 2025 hanya mencapai 6,04 juta rupiah, turun dari 6,58 juta pada periode yang sama tahun lalu. Penurunan juga terjadi pada rata-rata tabungan yang kini tinggal 4,02 juta, lebih rendah dibanding 4,19 juta rupiah pada bulan Oktober 2024. Direktur Celios, Bhima Yudhistira, menjelaskan, penurunan simpanan perbankan warga menengah bawah terutama berasal dari melemahnya pendapatan kelompok menengah, segmen yang selama ini menjadi pendorong utama pertumbuhan tabungan. Menurutnya, banyak rumah tangga kini lebih mengutamakan kebutuhan pokok dan kewajiban cicilan sehingga ruang untuk menabung semakin sempit. Ia menambahkan, kelompok menengah menjadi yang paling tertekan karena tidak menerima bantuan langsung tunai namun tetap menghadapi kenaikan biaya hidup dan tekanan ekonomi lainnya. ( ben )




