Aktivitas manufaktur Indonesia kembali menunjukkan ekspansi berturut dalam 4 bulan terakhir. Purchasing Managers Index atau PMI manufaktur Indonesia pada November 2025 berada di level 53,3 atau lebih tinggi dari bulan sebelumnya 51,2. Angka itu juga melampaui ekspansi September 2025 yang hanya mencapai 50,4 namun lebih rendah dari Agustus 2025 sebesar 51,5. Sebelum ekspansi beruntun, PMI manufaktur sempat terkontraksi ke titik terendah di level 46,7 pada April lalu. Kontraksi terjadi 4 bulan, sejak April hingga Juli 2025. Laporan terbaru S and P Global Senin 1 Desember 2025 menyebut kondisi ekspansi bulan ini didorong oleh kenaikan volume output dan merupakan pertumbuhan pesanan baru tercepat sejak Agustus 2023. Data menunjukkan perbaikan permintaan didorong oleh pasar domestik, karena pesanan ekspor baru turun pada laju yang cukup kuat. Perbaikan kondisi permintaan secara umum juga memacu meningkatnya kebutuhan tenaga kerja dan aktivitas pembelian. ( tbu )



