Kalbe Farma mengumumkan penjualan bersih mencapai 7 triliun rupiah di kuartal pertama tahun ini, naik 16 setengah persen dibandingkan periode sama tahun lalu. Sementara itu, laba bersih mencapai 835 miliar, naik 16 setengah persen dibandingkan kuartal pertama tahun lalu. Dalam kondisi ketidakpastian makro ekonomi global dan rantai pasokan yang semakin menantang, Kalbe Farma terus memperkuat pasokan bahan baku untuk menjaga ketersediaan produk. Kalbe Farma juga menjaga posisi likuiditas yang kuat untuk mengantisipasi kebutuhan modal kerja kedepan. Inovasi juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan penjualan. ( tbu )



