Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara melalui sambungan telepon dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping Senin 24 November 2025 pagi waktu Washington. Seorang pejabat Gedung Putih mengonfirmasi percakapan tersebut, meski tidak merinci alasan penjadwalannya maupun pihak yang meminta kontak tersebut. Trump kemudian mengonfirmasi panggilan itu melalui unggahan di platform Truth Social. Ia menyebut percakapan mencakup berbagai isu strategis, mulai dari konflik Ukraina–Rusia, peredaran fentanyl, hingga perdagangan produk pertanian seperti kedelai. Kedua pemimpin sepakat menggelar pertemuan tatap muka bergiliran. Trump menyatakan pertemuan pertama akan berlangsung di Beijing April mendatang, disusul kunjungan kenegaraan Xi ke Amerika serikat pada paruh akhir tahun. (kontan-tbu)




