Gubernur bank sentral Thailand Sabtu 22 November lalu mengatakan pelemahan baht akan menguntungkan perekonomian, dan menegaskan masih ada ruang untuk memangkas suku bunga jika diperlukan guna mendukung pertumbuhan. Baht tercatat menguat 5,9% terhadap dolar Amerika sepanjang tahun ini, menjadi mata uang berkinerja terbaik kedua di Asia.




