KSPN paparkan PHK terjadi karena tertekannya Industri dalam negeri

Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara memaparkan PHK terjadi akibat tertekannya industri dalam negeri hingga membuat banyak perusahaan melakukan efisiensi dan menutup produksinya. Ada ratusan ribu buruh anggota KSPN yang menjadi korban PHK. Ia menilai PHK yang terjadi berkaitan erat dengan produk impor yang membanjiri pasar dalam negeri. Berdasarkan laporan yang masuk ke KSPN, jumlah PHK periode Januari-Oktober 2025 mencapai 47.115 pekerja. Kemudian secara akumulasi sejak 2023 hingga Oktober 2025, jumlah PHK yang terdata mencapai 126.160 pekerja. Angka ini berasal dari 59 perusahaan tekstil dan produk tekstil dan 13 non perusahaan TPT. Yaitu Retail, perkebunan/kehutanan, aneka mainan, otomotif, pertambangan, hotel, mebel, ban motor, varian kertas. ( tbu )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *