Ledakan mematikan di ibu kota India dan Pakistan dalam waktu 24 jam berturut-turut menewaskan setidaknya 20 orang dan melukai beberapa orang, meningkatkan kekhawatiran akan ketegangan baru antara kedua negara tetangga yang memiliki senjata nuklir. Sementara pemerintah Perdana Menteri Narendra Modi masih menyelidiki penyebab ledakan di New Delhi Senin malam ketika sebuah mobil melambat di lampu lalu lintas dekat Benteng Merah bersejarah dan meledak. Seorang pelaku bom bunuh diri di luar gedung pengadilan yang ramai di Islamabad meledakkan dirinya pada Selasa siang setelah ditolak masuk ke lokasi tersebut. Kantor Perdana Menteri di Islamabad menuduh India mendukung serangan teroris di Pakistan dari wilayah Afghanistan. ( tbu )




