Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu menilai kinerja ekonomi nasional dibawah pemerintahan Prabowo-Gibran menunjukkan performa yang solid dalam setahun terakhir. Berdasarkan sejumlah indikator utama, ekonomi Indonesia mencatat hasil yang lebih baik dibandingkan negara-negara sepadan. Pertumbuhan ekonomi nasional tercatat stabil di kisaran 5%. Pada kuartal satu 2025 tumbuh 4,8%, dan kuartal dua meningkat ke 5,12%. Ia juga menyoroti kinerja pasar keuangan yang menunjukkan sentimen positif. IHSG sempat mencatat rekor tertinggi ATH beberapa kali dalam beberapa bulan terakhir. Sementara imbal hasil Surat Berharga Negara turun ke level terendah sejak 2021. Kondisi ini menunjukkan kepercayaan pasar terhadap kemampuan pemerintah menjaga stabilitas fiskal dan membayar kewajiban utang tetap tinggi, baik dari investor global maupun domestik. ( tbu )




