Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan chip AI tercanggih buatan Nvidia akan hanya tersedia untuk perusahaan-perusahaan asal Amerika Serikat dan tidak akan dijual ke Tiongkok maupun negara lain. Pernyataan ini menandakan kemungkinan pembatasan ekspor yang lebih ketat terhadap chip AI buatan Amerika Serikat. Tiongkok dan sejumlah negara lain berpotensi tidak dapat mengakses semikonduktor paling mutakhir buatan perusahaan asal Amerika serikat itu. Padahal, sebelumnya, Nvidia baru saja mengumumkan akan memasok lebih dari 260 ribu chip AI Blackwell ke Korea Selatan, termasuk kepada sejumlah raksasa industri seperti Samsung Electronics. Trump menegaskan ia tidak akan mengizinkan penjualan chip Blackwell versi tercanggih ke perusahaan Tiongkok, namun tidak menutup kemungkinan penjualan versi yang lebih lemah. ( tbu )




