Otoritas Amerika dan Inggris jatuhkan saksi orang kaya ASEAN, Chen Zhi

Skandal besar menggaet orang kaya ASEAN, Chen Zhi, seorang taipan Inggris-Kamboja. Otoritas Amerika Serikat dan Inggris mengumumkan sanksi pekan lalu terhadap pemimpin Prince Holding Group tersebut yang dituduh menjalankan operasi penipuan siber transnasional terbesar. Tidak hanya menipu, ia mempekerjakan korban perdagangan manusia dan mengeksploitasi mereka. Perusahaannya merugikan calon investor dan dirinya menggunakan hasil penipuan untuk membeli kapal pesiar, jet, hingga lukisan Picasso. FBI telah menyita 14 miliar dolar amerika atau sekitar 231 triliun rupiah bitcoin. Direkturnya Kash Patel menyebut kasus ini sebagai salah satu penindakan penipuan keuangan terbesar dalam sejarah. Prince Holding Group merupakan salah satu konglomerat terbesar di Kamboja, yang telah beroperasi di lebih dari 30 negara. Bisnisnya, sejak 2015, merambah real estate, lalu jasa keuangan hingga bisnis konsumen. (cnbc-tbu)

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *