Kadin Indonesia menyatakan Presiden Prabowo Subianto yang sering melakukan kunjungan kenegaraan atau lawatan merupakan strategi untuk membuka akses pasar produk domestik. Menurut Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie, dari kunjungan yang dilakukan pemerintah, kesepakatan dagang yang sudah terjalin antara lain Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement IEU CEPA dan Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement ICA-CEPA. Anindya menyampaikan akses pasar yang dibuka oleh Presiden Prabowo tersebut bisa dimanfaatkan untuk menggerakkan perekonomian oleh pelaku usaha, yang turut dibarengi dengan memanfaatkan likuiditas yang sudah disalurkan oleh pemerintah. ( tbu )




