Jepang berpeluang memiliki perdana menteri perempuan pertama. Hari ini, pemungutan suara akan segera dilakukan Partai Demokrat Liberal. Hal ini terkait majunya Sanae Takaichi sebagai kandidat. Ia kini menjadi salah satu kandidat dengan suara terbanyak, selain Shinjiro Koizumi. Takaichi adalah seorang nasionalis konservatif dan sekutu mendiang Shinzo Abe. Ia berjanji mengguncang ekonomi dengan belanja pemerintah agresif. Sementara Koizumi, merupakan Menteri Pertanian sekaligus putra mantan PM Junichiro Koizumi, yang lebih moderat dengan fokus pada pemangkasan pajak untuk membantu rumah tangga menghadapi biaya hidup. Jika ia terpilih, ia akan menjadi PM termuda Jepang sepanjang sejarah modern negeri itu. Survei Asahi menunjukkan persaingan keduanya sangat ketat. Koizumi unggul di kalangan anggota parlemen LDP. Sementara jajak Nippon Television menempatkan Takaichi sebagai pilihan utama anggota akar rumput. Jika putaran kedua diperlukan, suara dari 47 cabang partai akan jadi penentu. ( tbu )




