BPI Danantara merespons informasi yang viral di media sosial soal 46 konglomerat Indonesia yang dikabarkan menjadi investor dari Patriot Bonds. MD Global Relations and Governance Danantara Mohamad Al-Arief mengatakan, kabar itu bukan informasi resmi dari lembaganya. Ia menegaskan, skema Patriot Bonds saat ini sedang disiapkan dalam bentuk private placement dan tidak untuk ditawarkan kepada publik. Selain itu, partisipasi untuk Patriot Bonds bersifat sukarela atau voluntary. Sebagai informasi daftar 46 pengusaha besar Indonesia membeli Patriot Bonds dari Danantara beredar di media sosial baru-baru ini. Dari lembaran informasi yang beredar disebutkan nilai pembelian yang dilakukan pun beragam mulai dari 3 triliun hingga 0,275 triliun. Sejumlah nama besar seperti Prajogo Pangestu, Aguan, Edwin Soeryadjaya hingga Anthoni Salim disebut sebagai pembeli Patriot Bonds dengan nilai terbesar, yakni 3 triliun. ( tbu )




