Berdasarkan riset yang dipublikasikan DayTrader dot com, situs yang menyediakan informasi dan edukasi bagi investor individu, sebagian besar saran investasi yang ada di TikTok adalah saran investasi yang buruk. Hasil riset itu mendapati, 70% konten finansial di TikTok menyesatkan. Untuk mendapatkan hasil itu, DayTrader menelisik tagar popular di TikTok. Akun yang diriset adalah akun berbahasa Inggris. Riset ini memfokuskan pada video yang memenuhi tiga kriteria, hitungan view yang tinggi, menyertakan klaim finansial yang jelas, serta membicarakan perpaduan tema investasi dan keuangan. Masing-masing video kemudian diberi peringkat A sampai F. Peringkat A untuk nilai paling bagus, sementara F paling buruk. Hasil dari penelitian tersebut mendapati, sekitar 70% video yang diteliti mendapat nilai dibawah B. Artinya, video-video tersebut dianggap menyesatkan. Riset itu juga mendapati banyak video tidak menyertakan disclaimer risiko. Terkait poin ini, 30% video mendapat nilai F. Hanya 10% video yang mendapat nilai A. ( tbu )



