Meski masuk dalam kategori lima besar mobil terlaris secara wholesales, BYD harus memperhatikan salah satu pesaing yang sama-sama berasal dari Tiongkok yakni Jaecoo. Pasalnya, meski kalah telak secara wholesales, penjualan Jaecoo mengekor penjualan BYD secara retail sales. Menurut data GAIKINDO, BYD menorehkan angka penjualan 4 ribu 879 unit secara wholesales atau dari pabrik ke dealer, namun jika dilihat secara retail sales, penjualannya hanya 2 ribu 516 unit. Sementara penjualan wholesales Jaecoo di Januari 2026 hanya 2 ribu 25 unit, tapi penjualan ritelnya mencapai 2 ribu 31 unit, atau selisih sekitar 300an unit dengan BYD. Sementara Wuling mencatatkan penjualan seribu 77 unit secara wholesales dan retail seribu 47 unit. ( tbu )



