Data BI cadev akhir januari turun di level 154,6 miliar USD.

Setelah melonjak di akhir tahun lalu, posisi cadangan devisa Indonesia kembali amblas. Meski di sisi lain, pemerintah pada bulan Januari melakukan penerbitan global bond yang biasanya menyokong cadangan devisa RI. Berdasarkan data Bank Indonesia cadangan devisa per akhir Januari berada di level 154,6 miliar dollar amerika. Posisi ini turun 1,9 miliar dollar dibanding akhir tahun 2025 yang sebesar 156,5 miliar dollar amerika.  Selain untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah, penurunan cadangan devisa juga dipengaruhi oleh kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah. Sebagaimana diketahui, nilai tukar rupiah sempat berada di level terlemahnya dan hampir menyentuh level 17.000 rupiah per dolar Amerika Serikat. Departmen Komunikasi BI menyampaikan, penurunan cadangan devisa antara lain dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah, sebagai respons BI dalam menghadapi ketidakpastian pasar keuangan global yang meningkat. menurut BI, meski melandai, namun Posisi cadangan devisa pada akhir Januari 2026 masih setara dengan pembiayaan 6,3 bulan impor, atau 6,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, sehingga masih berada di atas standar kecukupan internasional, yang sekitar 3 bulan impor. ( ben )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *