Kepala PPATK

Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan PPATK Ivan Yustiavandana mengatakan, transaksi keuangan mencurigakan jelang Pemilu 2024 meningkat secara masif. Menurutnya jumlah laporan terkait ini naik lebih dari 100 persen pada semester dua 2023. Baik di transaksi keuangan tunai, transaksi keuangan mencurigakan dan lainnya. Ivan menyebut ada potensi penyaluran dana dari sumber-sumber ilegal dalam membantu kampanye. Terkait ini PPATK sudah bersurat ke Badan Pengawas Pemilihan Umum dan Komisi Pemilihan Umum. Ia menyebut angka transaksi mencurigakan ini berjumlah triliunan rupiah dari ribuan nama. Ivan menjelaskan, transaksi pada Rekening Khusus Dana Kampanye RKDK yang seharusnya untuk membiayai kegiatan kampanye politik justru cenderung datar. Transaksi justru bergerak dari rekening pihak lain. (detik-tbu)

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *