AFPI

Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia, AFPI, mengungkapkan sejumlah factor pendorong masih maraknya pinjaman fintech ilegal. Menurut AFPI, salah satu pendorongnya adalah masih banyaknya masyarakat yang belum mendapatkan akses pendanaan, sehingga terdapat gap mencapai 1,65 triliun rupiah yang belum terlayani perbankan. Kemudian, masih rendahnya literasi masyarakat juga menjadi factor pendorong maraknya pertumbuhan pinjol illegal, lantaran sebagian besar fintech ilegal menawarkan syarat mudah, tanpa ada jaminan, hingga 2 menit cair dan lainnya. selain itu, fenomena peminjam gali lobang tutup lobang juga membuka celah atau keinginan orang meminjam di fintech ilegal. ( ben )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *