Aprindo

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia, Aprindo, mempertanyakan keseriusan Menteri Perdagangan Zulkifili Hasan dan jajarannya, dalam menuntaskan pembayaran utang rafaksi atau selisih harga minyak goreng yang saat ini belum selesai. Menurut Aprindo, pembayaran utang rafaksi minyak goreng menjadi berlarut-larut tanpa ada kejelasan pembayarannya. Ketua Umum Aprindo Roy Mandey mengungkapkan, dalam pertemuan tanggal 11 Mei lalu, Kemendag menyatakan pihaknya masih menunggu proses Legal Opinion dari Kejakasaan Agung tentang pembayaran Rafaksi minyak goreng. Namun hingga saat ini Aprindo masih belum mendapatkan kepastian dari Kemendag, meski Kejagung sudah mengeluarkan Legal Opinion dan memutuskan Kemendag harus membayar utang tersebut. ( ben )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *