Gaprindo dan Gappri  

Gabungan Produsen Rokok Putih Indonesia dan Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia resah dengan pembahasan RUU Kesehatan yang sedang dilakukan pemerintah dan DPR. Pasalnya, dalam RUU itu hasil tembakau dalam hal ini rokok dikategorikan sebagai Zat Adiktif bersama dengan Narkotika, Psikotropika dan Minuman Beralkohol. Hal ini dapat makin menekan industri hasil tembakau. Padahal, hingga kini belum ada alternatif industri yang dapat menyerap tenaga kerja sebesar industri ini. Industri Hasil Tembakau merupakan sektor padat karya yang menyerap sekitar 6 juta pekerja dari mulai petani, karyawan pabrik, hingga pedagang kecil dan menengah serta menjadi salah satu kontributor utama dalam penerimaan keuangan negara melalui sektor cukai dan pajak. ( tbu )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *