Evergrande Group

Raksasa Property Tiongkok, Evergrande Group, hari Kamis kemarin mendapat persetujuan penting dari pemegang obligasi dalam negeri untuk menunda pembayaran salah satu obligasinya. Sementara itu, pengembang lain dengan kondisi finansial terbatas juga mengambil langkah serupa, sekaligus menegosiasikan persyaratan baru dengan para kreditur untuk menghindari gagal bayar atau default. Disebutkan, Evergrande Group sedang berupaya melunasi kewajiban senilai 300 miliar dolar amerika, untuk itu, Evergrande menginginkan waktu pembayaran yang lebih panjang bagi kupon obligasinya guna menghindari gagal bayar yang akan mempersulit proses restrukturisasi. ( ben )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published.