Presiden Jokowi

Presiden Jokowi kembali menyampaikan kekecewaannya di depan para gubernur, bupati/wali kota se-Indonesia lantaran anggaran lebih pilih ditimbun di bank ketimbang dibelanjakan. Presiden mengungkapkan dana pemerintah provinsi terbaru yang mengendap di bank senilai 226 triliun rupiah. Jumlah itu bukannya berkurang, justru terus meningkat dari bulan-bulan sebelumnya. Menurut presiden, di Oktober lalu, dananya 170 triliun rupiah. Hal itu dikatakan Jokowi saat pihaknya menjelaskan bahwa investasi merupakan jangkar pemulihan ekonomi. Sebelum ada investasi dari luar, seharusnya uang yang ada dihabiskan dahulu. (detik-tbu)

Author: Tomi Cokro

Leave a Reply

Your email address will not be published.