DoorDash

Perusahaan pengiriman DoorDash membayar lebih dari 5 juta dolar amerika untuk menyelesaikan penyelidikan atas dugaan pelanggaran undang-undang perburuhan di San Fransisco. Adapun, sebagian besar uang tersebut akan masuk ke pekerja pengiriman. Sekitar 5,1 juta dollar akan diberikan ke hampir 4500 pekerja DoorDash yang menyelesaikan pengiriman di San Francisco antara 2016 dan 2020. Meski sepakat membayar, DoorDash tidak mengakui kesalahan apapun dan dalam sebuah pernyataan justru mengatakan bangga dengan peluang penghasilan fleksibel yang ditawarkannya kepada pekerja pengirimannya. Kota itu membuka penyelidikan formal terhadap DoorDash pada 2019 setelah laporan media mengatakan perusahaan menggunakan tip pelanggan untuk mensubsidi gaji pokok pekerja. DoorDash diklaim melanggar undang-undang terkait tunjangan perawatan kesehatan dan membayar gaji saat cuti sakit dengan salah mengklasifikasikan pekerja sebagai kontraktor independen, bukan karyawan. (kontan-tbu)

Author: Tomi Cokro

Leave a Reply

Your email address will not be published.