IPOMI

Kebijakan pemerintah mewajibkan hasil tes PCR atau antigen bagi perjalanan darat dengan batas jarak 250 kilometer dari dan ke Pulau Jawa-Bali ditolak pengusaha bus. Ketua Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia menilai kebijakan itu mengandung pertanyaan besar lantaran tidak berlaku di semua moda transportasi. Dia menilai, aturan tersebut justru tidak mengurungkan perjalanan masyarakat. Namun, masyarakat akan cenderung menggunakan dan mencari moda transportasi yang tidak terdeteksi seperti angkutan ilegal. Jumlah okupansi pengguna angkutan bus pun dapat dipastikan menurun mengingat masyarakat harus mengeluarkan lebih banyak uang untuk tes COVID-19 daripada biaya transportasi. (d-t)

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published.