| MACAN ASIA |
| Wednesday, 10 March 2010 | |
|
Presiden Tiongkok Hu Jintao, mendesak semua pihak yang berkepentingan untuk menciptakan stabilitas dan perdamaian di Republik Rakyat Tiongkok menuding sejumlah kebijakan yang dibuat oleh pemerintah Amerika Serikat telah memicu gangguan yang serius dalam hubungan bilateral Tiongkok-Amerika. Menurut Menterli Luar Negeri Republik Rakyat Tiongkok, beberapa kebijakan itu diantaranya, penjualan senjata Amerika ke Taiwan dan pertemuan Presiden Barrack Obama dengan Dalai Lama pada bulan lalu. Namun demikian, Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok mengaku tetap akan menunjukkan sinyal positif dengan membuka pintu diskusi, demi merekonsiliasi hubungan bilateral Tiongkok-Amerika pada jalur stabilitas pembangunan. Untuk itu, Menteri Luar Negeri Republik Rakyat Tiongkok menghimbau agar pemerintah Amerika Serikat bersikap lebih bijaksana dan transparan dalam menangani isu-isu sensitif. (ts) Republic rakyat Tiongkok bersikeras untuk menetapkan sendiri kurs mata uang yuan meskipun ada tekanan dunia, termasuk dari Amerika serikat dan Eropa untuk melepas nilai tukar yuan. Namun menurut Gubernur bank sentral tiongkok, metode kontrol kurs yang kontroversial tersebut merupakan cara jitu untuk mengatasi krisis ekonomi global. Terkait hal itu, dia menambahkan, |
| < Prev | Next > |
|---|















